Sabtu, 04 Desember 2010

tugas 2 kewirausahaan ( rincian keuangan usaha)

Nama  : Amira Wulandari
NPM    : 36209005
Kelas  : 2dd04
Tugas : Kewirausahaan 2#

SOAL :
Dari jenis usaha yang dirumuskan pada tugas 1, buatlah :
  1. Perencanaan Keuangan dari usaha yang akan saudara dirikan
  2. Bentuk Kepemilikan
  3. Rencana Pemasaran yang Meliputi:
  • Kondisi Pasar
  • Kondisi Pesaing
  • Bentuk Kegiatan Promosi yang Akan dilakukan dan Hal Lain yang Dibutuhkan untuk Memasarkan Produk Anda

 1. Perencanaan Keuagan dari usaja yang akan saudara dirikan
    Modal/investasi awal =
    Modal; intern
    »        Tanah diatas bangunan  400 m   = Rp.57.000.0000
    »        Modal sendiri                            = Rp.    500.000

    Modal, ekstern
    »        Pinjaman BPR kedupes             = Rp.2000.000


    Biaya investasi
    »        Perlengkapan :
    o       Pakan ternak                               = Rp   20.000
    o       Burung Puyuh 30 ekor                  = Rp.100.000
    o       Vitamin Ternak                             = Rp.  20.000
    »        Peralatan  :
    ·        Kandang                                     = Rp. . 50.000
    ·        Tempat makan                             = Rp.  20.000
    ·        Lampu ( bohlam)                          = Rp.  45.000
    »        Upah tenaga kerja  = 2 orang x 5000perhari     = Rp. .10.000
    »        Biaya listrik&air                                       = Rp. .75.000
    Jumlah                                                                     = Rp.340.000


         Perencanaan keuangan warung makan Burung Puyuh ( dimana akan direalisasikan ketika perternakan sudah berjalan dengan lancar ) dan Kwetiau

    Biaya Investasi Rumah Makan
    »        Tenda                                                                      = Rp.  500.000
    »        Meja dan Kursi                                                         = Rp. 1000.000
    »        Lemari es                                                                = Rp. 1000.000
    »        Kompor dan tabung gas                                           = Rp.   700.000
    »        Rice cooker                                                             = Rp.   200.000
    »        Dispenser dan Galon                                                = Rp.   220.000
    »        Peralatan Masak                                                       :
    • Wajan (30cm) 3 X Rp.60.000                   = Rp.    180.000
    • Frypan                                                   = Rp.     25.000
    • Saucepan (16cm)                                   = Rp.    110.000
    • Panci (5 X Rp. 17.000)                            = Rp.      85.000
    • Peralatan lain-lain (pisau, sodet, dll.) = Rp.    100.000
    »        Peralatan Makan (sendok, garpu, piring,dll.)              = Rp.    200.000
              Total investasi                                                          = Rp.10.820.000


    Biaya Operasional per Bulan
    Biaya Tetap
    »        Penyusutan Lemari Es 1/60 X Rp.1000.000                = Rp. 17.000
    »        Penyusutan Kompor Gas 1/36 X Rp. 1500.000           = Rp.  5.600
    »        Penyusutan Meja dan Kursi  1/24 X Rp. 1000.000       = Rp. 41.700                      
    »        Penyusutan Rice cooker 1/12 X Rp. 200.000              = Rp. 16.700     
    »        Penyusutan Dispenser dan Galon 1/42 X Rp. 220.000 = Rp.   9.200   
    »        Penyusutan Peralatan Masak 1/12 X Rp. 500.000        = Rp.  42.000       
    »        Penyusutan Peralatan Makan 1/12 X Rp. 200.000        = Rp. 17.000
    »        Gaji Karyawan 2 orang X Rp. 250.000                         = Rp.500.000
    Total Biaya Tetap                                                       = Rp.649.200
      
    Biaya Variabel
    Pembelian Bahan
    »       Beras (20L X Rp. 5000 X 30 hari)                                  = Rp.  3000.000
    »       Burung Puyuh (dari peternakan sendiri)                        = Rp.    450.000
    »       Kwetiau (60 bungkus X Rp. 5000 X 30 hari)                   = Rp.   9000.000
    »       Sayur, Telur, Bumbu (Rp.. 300.000 X 30 hari)                = Rp.  9000.000
    »       Gas 3 kg per Bulan (30 X Rp. 14.000)                          = Rp.     420.000
    »        Biaya listrik dan air                                                     = Rp.    100.000
    »        Biaya Transportasi (bi. angkut bahan makanan)            = Rp.   100.000
    »        Biaya Promosi (spanduk dan pamflet)                         = Rp.    300.000

    Total Biaya Variabel                                                   = Rp.22.370.000


     2. Bentuk Kepemilikan
           Bentuk kepemilikan dari usaha yang ingin saya dirikan ini adalah perorangan. karena, saya sendirilah yang membentuk warung makan ini dan saya juga yang mengolahnya, tentunya dengan bantuan dari para pekerja saya.

      3. Rencana Pemasaran 
        »        Produk yang dipasarkan               = Burung puyuh (dalam segala jenis boleh yang sudah dimasak dalam berbagai jenis masakan, telur puyuh, juga burung puyuh ternakkan) dan kwetiau.
        »       Sasaran konsumen                         = semua kalangan masyarakat untuk semua usia (karena bermanfaat  untuk semua orang), pengusaha restoran siap saji/restoran pembuat makanan yang mengolah burung puyuh daging maupun telurnya.
        »        Wilayah pemasaran                  = pasar tradisional, supermarket, depan perumahan, depan sekolah/universitas, sekitar perkantoran, dan area sekitar rumah.
        »        Rencana penjualan per hari             = 3 0 ekor burung puyuh, 50 butir telur burung puyuh, dan 100 kwetiau.
        »        Penetapan harga jual :
        o       Untuk burung puyuh             = Rp. 30.000/ekor
        o       Menu Burung Puyuh (+nasi) = Rp.  6500/potong
        o      Telur Puyuh                         = Rp. 1000/butir
        o      Kwetiau                               = Rp. 6000 -- Rp. 15.000 / porsi
        o      Nasi Putih                            = Rp. 3500
        o      Berbagai Jenis Minuman = Rp. 5000 -- Rp. 12.000 / gelas


        Aspek Pemasaran

        »        Lingkungan Usaha        menjual burung puyuh yang didistribusikan ke pasar – pasar tradisional dan supermarket , selain itu digunakan juga untuk mengolah menu makan burung puyuh, telur puyuh, dan juga kwetiau dengan berbagai resep, yang dikelola / usaha milik sendiri. Saya akan membuat burung puyuh, telur puyuh, dan juga kwetiau menjadi makanan yang digemari banyak orang, dengan rasa serta harga yang disukai semua kalangan.

        »        Pasar Sasaran : pasar tradisional, supermarket, depan perumahan, depan sekolah/universitas, sekitar perkantoran, dan area sekitar rumah.

        »        Peluang Pasar : Burung puyuh dan juga telurnya adalah makanan yang kaya akan manfaat, selain itu pesaing dalam industri ini tak sebanyak ayam. Protein yang terdapat dalam burung puyuhpun, lebih banyak dari ayam. Kwetiau kini menjadi makanan yang cukup diminati saat ini. Jika semua bahan ini dapat saya kemas dengan rasa, bentuk, dan juga harga yang disukai, saya yakin akan banyak yang meminati makanan ini, dan para konsumen akan tertarik untuk menjadi pelanggap warung makan saya ini.
        »        Strategi Harga Pemasaran : menyesuaikan berdasarkan hasil perosuksi per – harinya dapat juga dalam bentuk pesanan Namun harus dipesan pada hari sebelumnya. Dan menjual  dengan harga pasaran produsen yang ada, dan dapat sedikit lebih murah jika pesanan dalam jumlah yang yang banyak.

                                                                                    
        Apek Produksi
         »        Analisi lokasi Usaha : Puncak merupakan tempat yang saya rasa cocok untk melakukan produksi baik untuk rumah makan, maupun peternakkan, karena banyak orang yang datang ke tempat tersebut, selain itu termpatnya sejuk dan asri sehingga cocok untuk beternak
        »        Kebutuhan akan Bahan Baku : Usaha ini membutuhkan bahan baku pakan ternak, vitamin ternak ,bohlam, kwetiau basah, Bumbu – bumbu masak untuk mengolah masakan.
        »        Kebutuhan tenaga kerja : Tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengelola usaha peternakan pada tahap awal dibutuhkan 2 orang yaitu untuk mengelola ternak( memberi makan & membersihkan kandang,) dan bagian pendistribusian burung puyuh ke pasar – pasar tradisional. Sedangkan untuk restoran dibutuhkan untuk tahapan awal usaha 2 orang , yaitu seorang koki dan asisten kaki .Dan kebutuhan tenaga kerja ini akan berubah seiring dengan berkembangnya Usaha tersebut.


        Promosi
        Warung makan kami akan memberikan air putih gratis kepada setiap pembeli. Untuk menarik minat konsumen, saya akan menyebarkan pamflet  tentang usaha saya. disitu pun  tertera manfaat dari burung puyuh, telurnya, dan juga kwetiau. Pekerja saya akan saya arahkan untuk selalu menanamkan 5S (sapa, senyum, salam, sopan, santun),agar para konsumen merasa nyaman akan pelayanan warung saya. Saya akan menjamin kehalalan dari produk saya, dari mulai dibeli bahan baku, proses produksi, sampai makanannya dikonsumsi. Saya akan memberikan promosi yang mungkin akan menarik konsumen "beli 10, gratis 1" (namun tentunya dengan sedikit permainan harga).

        Sabtu, 13 November 2010

        Tugas 3 Softskill

        Amira Wulandari
        36209005
        2dd04
        Dosen : Joko Utomo
        Untuk tugas Kewirausahaan 2#

          Soal 2. Masih dari usaha yang akan anda dirikan, susunlah perencanaan bentuk organisasinya. Gambarkan juga struktur organisasi dari usaha yang akan anda dirikan !

          Stuktur organisasi ; penyusunannya :
                Dari teori yang didapat struktur organisasi didasarkan pada 3 elemen kunci organisasi yaitu : interaksi kemanusiaan, struktur kegiatan yang mengarah ke tujuan dan perencaaan.

          Perencanaan bentuk organisasi :
               Dalam menyusun struktur organisasi, terlebih dahulu kita susun rencana bentuk organisasinya, bentuk organisasi berkaitan dengan :
          • wewenang dan tanggung jawab : perintah atasan pada bawahan dan kewajiban dari tugas yg                                                 diberikan
          • rentang pengendalian                : proses pendelegasian 
          Dan perencanaan bentuk organisasi berkaitan dengan : tujuan perusahaan.tujuan kelompok kerja,tujuan, individual / karyawan
          dilihat dari usaha yang dijalankan adalah termasuk perusahaan rumah tangga maka  struktur yang digunakan adalah struktur organisasi garis (lini ).
          yang apabila digambarkan akan seperti dibawah ini

          pemilik( pemimpin ) ------>Urusan pembelian------------>urusan keuangan------->urusan pemasaran
           Pemilik-Manajer membuat semua keputusan penting secara langsung dan mengawasi semua kegiatan
          Memungkinkan spesialisasi tugas :
          -Produksi
          -Keuangan
          -SDM
          -akuntasi
          -Pemasaran

          tetapi jika Perusahaan sering mengubah strukturnya ketika skala usahanya dan kompleksitasnya semakin besar

          adapun keuntungan dari struktur organisasi lini adalah :
          -mudah pengawasan
          -keuntungan sendiri

          Strategic competitiveness dapat dicapai bila struktur organisasi yang dipilih sejalan dengan strategi yang telah diformulasikan. Semua organisasi memerlukan bentuk struktur organisasi tertentu untuk menerapkan dan mengelola strateginya.


          Perencanaan Bentuk Organsisasi
          Perencanaan bentuk organisasi sangat diperlukan dalam suatu usaha yang akan didirikan karean perencanaan bentuk organisasi menunjang proses usaha yang akan berjalan. Dengan begitu disini saya akan membuat perencaan bentuk organisasi dalam bentuk organisasi garis karena organisasi garis dikenal dengan jenis organisasi yang memiliki banyak kelebihan. Dan berbagai bagian dapat terawasi oleh seorang pimpinan karena adanya hubungan langsung antara pimpinan dengan bawahan serta proses pengambilan keputusan dengan cepat dapat diambil. 

          Dibawah ini merupakan bentuk struktur ilustrasi organisasi usaha saya

             

          Jumat, 12 November 2010

          Tugas 3 Softskill

          Amira Wulandari
          36209005
          2dd04
          Dosen : Joko Utomo
          Untuk tugas Kewirausahaan 2#

          Soal 1 : Dari usaha yang akan anda dirikan, identifikasilah kebutuhan SDM bagi usaha anda! meliputi : keahliannya, pendidikannya serta pengalaman kerjanya. Jelaskan pula metode recruitmen yang anda gunakan?

          Dari usaha saya yang ingin saya jalani, yaitu usaha di bidang kuliner, tentunya saya sangat membutuhkan SDM yang bermutu, dalam bidang ini. SDM yang saya butuhkan, adalah SDM yang ahli dalam hal memasak, mau bekerja keras, mempunyai etos kerja yang tinggi, mengerti diiringi mau mengikuti syariat islam.
                      Untuk masalah pendidikan yang dibutuhkan untuk menjadi karyawan saya minimal SMP. Pengalaman kerja tidak begitu saya permasalahkan, asalkan skill yang karyawan saya miliki cukup baik, jadi saya hanya tinggal mengadakan pelatihan bagi para pekerja saya, agar menjadi karyawan yang ahli dalam bidangnya.

          Metode Recuitment :

          ebelum mengadakan recruitment,  saya akan melakukan analisis kerja :
          1. Analisis tenaga kerja     : dilihat dari seberapa banyak SDM yang dibutuhkan untuk mengelola peternakan dan mengelola rumah makan.
          2. Analisi beban kerja        : dilihat dari seberapa berat beban kerja yang ditanggung masing masing pekerja
          Metode recruitmen adalah salah satu metode yang digunakan untuk mencari atau menemukan sumber daya manusia yang berkualitas dan yang memiliki keahlian yang sama dengan jenis usaha yang akan dibuat. Metode recruitmen memiliki beberapa tahap yang harus dilakukan agar mendapatkan sumber daya manusia yang sesuai dengan keinginan.  Yang pertama dilakukan dalam metode penarikan (recuitmen ) karyawan  meliputi :
          • rekomendasi dari karyawan yang sedang bekerja 
          • leasing ( penggunaan kerja honorer ) 
          Ada beberapa batasan-batasan yang menjadi filter untuk menjadi karyawan saya, seperti:
          • Batas usia         : Min 15 tahun, max 60 tahun
          • Min. pendidikan            : SMP
          • Pengalaman Kerja yang telah dimiliki
          • Bidang keahlian yang dimiliki 
          • Memiliki etos kerja yang baik
          • Mau untuk selalu menaati syariat islam (terutama pada saat proses pemotongan, dan memasak, agar masakannya halal)

          Proses seleksi :
          Pendaftaran (pendaftaran dibuka secara umum. Maksudnya, semua kalangan boleh ikut dalam proses ini, asalkan memenuhi kriteria diatas)
          ® Administrasi ® Wawancara (pada tahap ini, kita dapat mengetahui karakter calon karyawan)

          Posedur seleksi yang akan digunakan :
          1. Wawancara pendahuluan (perkenalan dan wawancara ringan, untuk mengetahui karakter calon karyawan)
          2. Pengumpulan data - data pribadi (untuk mulai menyaring yang mana saja yang akan dimasukkan ke tahap selanjutnya)
          3. Pengujian ( testing), untuk mengetahui mengenai keahlian dan attitude calon karyawan berkenaan tentang layak atau tidaknya dia bekerja di rumah makan saya.
          4. wawancara lebih mendalam, jika calon SDM usaha saya telah memasuki tahap ini, berarti dia hampir layak bekerja dalam usaha saya.
          5. setelah itu, inilah saatnya saya memutuskan layak/tidaknya calon SDM bekerja menjadi karyawan saya, serta meletakkan SDM saya di ‘posisi’ yang saya rasa tepat untuk dia.
          Prosedur seleksi digunakan karena dalam prosedur seleksi terdapat faktor - faktor yang akan mempengaruhi pekerjaan para karyawan misalnya :
          A. latarbelakang pribadi , mencakup pendidikan dan pengalaman kerja yang menunjukkkan apa yang telah dilakukan di waktu yang lalu
          B. bakat & minat : untuk memperkirakan minat dan kemampuan seseorang dalam bidang pekerjaan.
          C. kesehatan, tenaga, dan stamina untuk menunjukkkan kemampuan phisik seseorang dalam pelaksanaan pekerjaan.

           SDM yang telah masuk seleksipun, akan saya berikan pengembangan seperti yang telah saya beritahukan diatas. Ada tiga macam pengembangan yang akan saya berikan, yaitu:
          1. dilakukan magang terdahulu dan langsung bekerja,
          2. dilakukan brefing terlebih dahulu (penjelasan  mengenai bidang pekerjaan yang telah ditentukan, tetapi praktek kerjanya belakangan),
          3. serta berikan pelatihan.
          4.  
             

          Minggu, 07 November 2010

          ENTERPRENEUR SEORANG MENEJER ATAU SEORANG PEMIMPIN ?

          Nama    : Amira Wulandari

          NPM     : 36209005


          Kelas     : 2DD04


          TULISAN KEWIRAUSAHAAN 2


          Wirausaha atau enterpreneur adalah seseorang yang selalu mencari peluang-peluang baru dan mewujudkan peluang-peluang itu menjadi usaha yang bermanfaat bagi masyarakat dan dirinya.
          Seorang Enterpreneur harus mempunyai rasa tanggung jawab terhadap apa yang dilakukan.  Mulai dari merencanakan suatu usaha yang akan dilakukan, menjalankan atau melaksanakan rencana terebut, memproduksi, memasarkannya, mengambil suatu keputusan, hingga mengawasi usaha tersebut.
          Dilihat dari organisasi seorang wirausaha atau enterpreneur harus mampu bekerja sama dengan yang lain, jika dilihat dari segi psikologis seorang enterpreneur harus mempunyai jiwa pantang menyerah dan tidak mudah putus asa. masalah sebesar apapun seorang enterpreneur harus bisa mengatasinya.
          Jadi enterpreneur seorang menejer atau seorang pemimpin?
          Sebelum mengetahui hal tersebut, mari kira ketahui tugas pokok seorang manajer dan pemimpin.
          Tugas pokok seperti berikut :
          1. mempersiapkan rencana atau strategi umum bagi perusahaan
          2. melaksanakan rencana tersebut
          3. mengadakan evaluasi, menganalisa dan mengawasi rencana tersebut dalam opersainya
          4. mengambil keputusan
          Tugas pokok seorang pemimpin:
          1. mengalisa : sangat penting agar rencana yang dibuat dapat berjalan lebih matang dan tepat
          2. membuat rencana : rencana usaha apa yang akan dijalankan
          3. melaksanakan atau memproduksi usaha tersebut  yang telah direncanakan
          4. memasarkan  : memperkenalkan produk ke pasar-pasar yang dituju melalui promosi, dsb.
          5. mengawasi        :  mengawasi mulai dari memproduksi sampai memasarkan produk atau usaha tersebut agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan.
          6. mengambil keputusan : seorang pemimpin tidak boleh ragu dalam mengambil keputusan. Keputuan yang diambil merupakan solusi dari masalah yang sedang dihadapi.
          7. bertanggung jawab terhadap bawahannya : seorang pemimpin harus  memberikan contoh yang baik kepada bawahannya.
          Dilihat dari 2 hal diatas dapat diketahui bahwa seorang wirausahawan pastilah melaksanakan hal-hal tersebut. Seorang wirausahawan haruslah dapat memimpin dan menjadi pemimpin yang baik bagi para pekerjanya. Seorang wirausahawan pun harus dapat menjalani fungsi-fungsi dasar manajemen POAC (planning, organising, actuating, controling), agar perusahanya berjalan dengan teratur.
          Sikap yang dimiliki oleh seorang enterpreneur yaitu motivasi berprestasi, kemandirian, kreativitas, pengambilan resiko, keuletan, orientasi masa depan, komunikatif dan reflektik, dan mempunyai jiwa kepemimpinan.
          Jadi menurut saya, enterpreneur adalah seorang pemimpin, yang dapat dan juga harus menjalani fungsi-fungsi manager. Karena seorang wirausahawan adalah seorang yang menjalani usahanya sendiri, yang harus dapat memanage kegiatan usahanya, agar berjalan sesuai dengan rencana.

          KIAT SUKSES MENJADI ENTERPRENEUR

          Nama    : Amira Wulandari

          NPM     : 36209005


          KELAS : 2DD04

          TULISAN KEWIRAUSAHAAN 1

           
          Jujur, menjadi enterpreneur adalah sesuatu yang tak pernah terbayangkan oleh saya sejak saya kecil. Karena, saya belum mengetahui bahwa dengan menjadi enterpreneur yang sukses, kita akan mendapatkan pendapatan yang melebihi karyawan biasa. Kitapun dapat membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran, dengan membuka lapangan kerja (lumayan kan, buat tabungan pahala di akhirat, karena kita bisa memberi pekerjaan halal dan kita dapat mengurangi niat mereka untuk melakukan kriminalitas). 
          Setelah mengetahui hal tersebut, saya tergoda untuk menjadi enterpreneur yang sukses kelak. Tapi bagaimana caranya? Nah, ini dia kiat untuk menjadi enterpreneur. Pertama, kita harus mengetahui, seperti apa sikap seorang enterpreneur. Berikut sikap yang harus dimiliki seorang enterpreneur:
          1.      Motivasi berprestasi
          Motivasi berprestasi merupakan faktor pendorong untuk meraih atau mencapai sesuatu yang diinginkan agar meraih kesuksesan. Dengan motivasi berprestai maka seorang enterpreneur dapat menghadapi tantangan hidup  sehingga mencapai kesuksesan.

          2. Kemandirian
                        Bisa menghadapi segala masalah yang akan menerpa usahanya sendiri.
               
          3.  Kreativitas
                  Entrepreneurship/ kewirausahaan selalu tak terpisahkan dari kreativitas dan inovasi. inovasi tercipta karena adanya daya kreativitas yang tinggi. kreativitas adalah kemampuan untuk membawa sesuatu yang baru kedalam suatu kehidupan. kreativitas adalah suatu kemampuan (capability) yang penting bagi persaingan karena lingkunagn cepat berubah-ubah dan untuk memeberikan tanggapan terhadap perubahan manusia harus kereatif.seorang entrepreuner yang sukses menurut saya harus mempunyai kreativitas yang tinggi.

                 Seorang entrepreuner yang sukses menurut saya harus mempunyai kreativitas yang tinggi. Seorang entrepreneur yang sukses adalah seorang entrepreneur yang mampu memanfaatkan peluang, mengadakan kombinasi baru dimana kombinasi itu merupakan fenomena dari ide maupun kerativitas yang tinggi.      
                Selain itu sebagai seorang  entrepreunuer dilihat dari perspektif bisnis tidak mungkin untuk bekerja dan bertindak dengan sendirian, oleh karena itu pemikiran kreativ menyediakan suatu kerangka kerja sehingga dapat bekerja dengan orang lain sebagai tim. Selain itu pemikiran kreatif sangat dibutuhkan untuk menjalankan usahanya, misalkan kita ingin menemukan peluang dalam usaha , maka kita akan memebutuhkan pemikiran kreatif dan kita harus mampu menemukannya jikalau kita menjadi entrepreneur yang tidak mampu berpikir kreatif atau hanya menunggu sampai datangnya kesempatan datang dengan sendirinya maka kita mungkin akan menjadi entepreneur pengekor, Jika kita menggunakan pemikiran kreatif yang kita punyai maka kita akan menjadi yang pertama.
                Suatu ide - ide yang kan menghasilkan peluang bisnis tidak menunggu untuk ditemukan melainkan untuk dihasilkan. Selain itu dilihat dari prespektif psikologis pemikiran kreatif dapat digunakan sebagai motivator dalam pekerjaan, dan usaha - usaha kreatif itu pun diberikan suatu rewad

          pemikiran kreatif merupakan suatu motivator yabg sangat besar
          Stephen Covey dalam bukunya frist things first mengungkapkan empat sisi potensial yang dimiliki manusia, yaitu :
          1. Self awareness, sikap mawas diri
          2. conscience, mempertajam suara hati supaya menjadi manusia berkhendak baik, seraya memunculkan keunikan serta memiliki misi dalam hidup ini.
          3. independent will, pandangan independent untuk bekal bertindakdan kekuatan untuk mentransedensi.
          4. Creative imagination, berpikir transenden dan mengarah ke depan/jangka panjang untuk memecahkan aneka masalah, dengan imajinai,khayalan, serta memacu adaptai yang tepat.
              Rasanya para entrepreneur adalah mereka yang mampu melakukan aktualisasi dari keempat dari keempat sisi potensial itu secara tepat dan berkelanjutan. Keguanaan lainnya dari pemikiran kreatif berhubungan secara langsung dengan penambahan nilai,penciptaan nilai, serta penemuan peluang. Begitu menurut Stephen Covey

              Pemikiran kreatif juga dibutuhkan meramaikan keadaan masa depan dengan tepat, maka kita harus siap dan fleksibel di dalam menghadapi beberapa kemungkinan masa depan serta tindakan -tindakan yang perlu dilakukan untuk menghadapinya. menjadi seorang entrepreneur yang sukses harus memiliki kreativitas yang tinggi hal ini disebabkan karena pasar yang mempunyai sifat dinamis ( sering berubah-ubah) oleh karena itu pemikiran yang kreatif dengan ide- ide yang cemerlang harus dimiliki oleh seorang intrepreneur agar mampu menghadapi pasar. dan memberi kan pengaruh terhadap pasar tersebut.
          4. Pengambilan resiko
          Seorang enterpreneur harus siap menanggung resiko yang akan terjadi. Resiko Rugi, ataupun resiko jika mendapatkan keuntungan.

          5. Keuletan
          Enterpreneur harus memiliki sikap ulet, pantang menyerah dan tidak mudah putus asa.
                  

          6. Orientasi masa depan
          seorang enterpreneur harus mempunyai orientasi masa depan agar dapat memprediksi apa saja yang akan terjadi diakan datang.

          7. Komunikatif dan reflektif
          Seorang enterpreneur harus mampu menyampaikan pesan dengan baik atau disebut dengan komunikatif. Agar pesan yang diterima oleh penerima sama dengan maksud yang dikirim oleh pengirim. Selain itu seorang enterpreneur harus reflekif terhadap masalah yag dihadapi.

          8. Kepemimpinan
          Jiwa kepemimpinan memang harus ada dalam diri seorang enterpreneur, agar seorang pemimpin dapat memberikan contoh atau panutan yang baik untuk bawahannya.


          Ada 10D kiat sukses untuk menjadi seorang enterpreneur menurut sumber : marioteguh, kaskuser, pengalaman pribadi :
          Dream : seorang wirausaha pasti mempunyai keinginan terhadap masa depannya maupun bisnisnya. Misalnya kita ingin bahwa bisnis internet kita menjadi bisnis yang besar dimana semua orang bisa mengenal dan membutuhkan produk yang kita jual maka kita harus mampu mewujudkannya menjadi kenyataan (make your dream come true).
          Decisiveness : seorang wirausaha tidak boleh lambat dalam menjalankan usahanya, harus bisa dengan cepat dan tepat dalam mengambil keputusan. Karena hal ini merupakan faktor kunci dalam kesuksesan bisnis. Misalnya dalam hal melakukan negosiasi dengan konsumen maka kesepakatan antara penjual dan pembeli harus sesegera mungkin diputuskan, apakah akan terjadi pembelian atau tidak. Ketidaktegasan dalam mengambil keputusan akan sangat berdampak pada bisnis yang dijalankan.
          Doers : seorang wirausaha tidak mau menunda-nunda kesempatan atau peluang usaha yang ada dihadapannya. Misalnya menjelang lebaran, seorang wirausaha yang kreatif maka dia akan menjual produk yang sangat dibutuhkan oleh konsumen ketika berlebaran. Produk yang dijual bisa berupa pakaian baru, kue-kue kering atau parsel.
          Determination : seorang wirausaha menjalankan bisnisnya dengan penuh perhatian, rasa tanggung jawab yang tinggi, tidak mau menyerah walaupun dihadapkan pada berbagai macam rintangan. Apalagi persaingan usaha di dunia nyata maupun dunia maya (internet) semakin kompetitif.
          Sebagai contoh, sekarang di internet orang akan dengan mudahnya menawarkan produk yang akan dijual melalui berbagai macam forum jual beli seperti kaskus dll. Hal ini jelas akan menimbulkan peluang usaha di satu sisi dan persaingan yang semakin kompetitif diantara penjual produk sejenis.
          Dedication : seorang wirausaha memusatkan perhatian dan kegiatannya semata-mata untuk bisnisnya dan tidak mengenal lelah, misalnya melaksanakan pekerjaannya 7 hari dalam seminggu atau mengisi waktu-waktu luangnya dengan berbisnis di internet, pagi hari bekerja kantoran malam hari bisa melaksanakan bisnis sampingan.
          Devotion : seorang wirausaha harus mencintai pekerjaannya atau bisnisnya termasuk produk yang dijualnya. Untuk bisa mencintai bisnisnya maka wirausaha harus bisa mengenal terlebih dahulu bisnis yang akan digelutinya. Misalnya apakah bisnisnya bergerak di bidang agraris, ekstraktif, industri, perdagangan atau jasa.
          Untuk bisa mengenal produk yang dijualnya maka terlebih dahulu wirausaha memahami apa saja yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen dalam arti mampu menganalisis kebutuhan dan keinginan konsumen. Kemudian memahami spesifikasi dari produk yang dijualnya seperti merk, jenis barang, berat bersih, informasi, komposisi, produsen, dan harga produk.

          Detail : seorang wirausaha sangat memperhatikan faktor-faktor yang dapat meghambat bisnisnya secara rinci. Sekecil apapun faktor tersebut sebaiknya tidak boleh diabaikan. Contoh faktor penghambat bisnis adalah kurang berpengalaman, kurangnya modal, kurang perhatian terhadap usaha, kalah bersaing, lemahnya penguasaan teknologi, masalah pemasaran yang terbatas, dan faktor alam seperti bencana alam.
          Destiny : seorang wirausaha bebas dalam menentukan nasib dan tujuan bisnisnya serta tidak bergantung pada orang lain. Dalam hal ini sikap yang sangat penting dalam menjalankan bisnis adalah rasa percaya diri atau keyakinan akan kemampuan diri sendiri bahwa bisnis dapat dijalankan dengan baik tanpa bergantung kepada orang lain.
          Dollars : seorang wirausaha tidak mengutamakan mencapai kekayaan, motivasinya bukan semata-mata karena uang. Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. Jika wirausaha berhasil maka ia pantas mendapatkan laba, bonus, dan hadiah. Kelangsungan hidup bisnis menjadi faktor yang sangat utama untuk diperhatikan (survival)
          Distribute : seorang wirausaha harus bisa menyalurkan bakat dan kemampuan bisnisnya kepada orang lain, misalnya dengan mengajak kerjasama bisnis atau memberikan tips-tips sukses berjualan diinternet kepada sesama pebisnis.
          “Kekuatan berbisnis datang dari tindakannya sendiri bukan dari tindakan orang lain maka untuk mencapai tujuan yang diinginkan harus banyak belajar tentang dirinya sendiri”
          sumber : marioteguh, kaskuser, pengalaman pribadi

          Asalakan kita semangat dan terus berusaha maka usaha yang akan kita jalani akan berjalan sesuai dengan rencana kita. Jika usaha yang kita jalani sudah berjalan dengan lancar maka kita disebut sebagai seorang enterpreneur yang sukses.

          Minggu, 10 Oktober 2010

          Kewirausahaan

          Amira Wulandari
          36209005
          2dd04
          Dosen : Joko Utomo
          Untuk tugas Kewirausahaan 2#

          1). Jelaskan peranan kewirausahaan bagi pembangunan ekonomi suatu negara! Jelaskan   pula bagaimana peranan kewirausahaan bagi pembangunan di Indonesia!

          Kewirausahaan adalah proses mengkreasikan sesuatu dengan menambahkan nilai yang didukung komitmen pada tim dan usaha, memperkirakan kemungkinan finansial, fisik, dan resiko sosial dan menerima hasil berupa finansial, kepuasan dan kebebasan pribadi. Adapula yang mengatakan, wirausaha adalah seseorang yang selalu mencari peluang-peluang baru dan mewujudkan peluang-peluang itu menjadi usaha yang bermanfaat bagi masyarakat dan dirinya. Dengan berwirausaha, keadaan suatu negara akan makmur, seperti negara-negara bekas jajahan Inggris. Karena kewirausahaan berperan tidak hanya sekedar meningkatkan pendapatan perkapita tapi juga memicu dan mundukung perubahan struktur masyarakat dan bisnis. Dalam hal ini pemerintah dapat berperan sebagai inovator. Pemerintah akan bergerak sebagi pelindung dalam memasarkan hasil teknologi dan kebutuhan sosial. Di Indonesia banyak sekali pengangguran. Dengan adanya kewirausahaan, maka penganguran dapat berkurang. Semakin banyak pewirausaha, maka semakin sedikit para pengangguran. Maka akan semakin banyak orang yang berpenghasilan. Jika banyak orang yang berpenghasilan, maka pendapatan perkapita Indonesiapun akan meningkat. Jika pendapatan perkapita Indonesia terus meningkat, maka Indonesia bisa semakmur Malaysia.

          Seseorang yang ingin menjadi wirausaha harus mempunyai sikap seperti dibawah ini :
          1. Bersifat visioner, dapat melihat jauh kedepan. Dengan mempelajari lingkungan dan perubahan-perubahannya sehingga dapat menemukan peluang-peluang baru.
          2. Kreatif dan Inovatif, yaitu kemampuan untuk menemukan cara baru baik dalam memproduksi, memasarkan produk, dengan selalu mengajukan pertanyaan apakah dapat dirubah prosesnya, bentuknya, penampilannya, ukurannya. Sifat kreatif dan inovatif selalu mencari kemungkinan-kemungkinan baru yang lebih baik, lebih bermanfaat. Sehingga dengan sifat kreatif dan inovatif dapat menemukan peluang-peluang baru yang lebih bermanfaat.
          3. Berorientasi kepada kepuasan konsumen. Seorang wirausaha selalu memperhatikan kepuasan konsumen sehingga karena sikapnya konsumen menjadi pelanggan tetap. Keunggulan produk dalam memenuhi kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Semboyannya : Ikatlah para pelanggan dengan produk yang memuaskan konsumen yaitu cita rasa, penampilan, dan kinerjanya.
          4.  Berorientasi kepada laba dan pertumbuhan. Laba merupakan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan, pemilik perusahaan, untuk perluasan usaha. Dimata seorang wirausaha laba dianggap sebagai hasil dari kreativitas dan inovasi. Perusahaan yang dikelola berdasarkan kewirausahaan memiliki rencana pertumbuhan yaitu dengan memanfaatkan laba dan sumber-sumber yang berasal dari luar.
          5. Berani menanggung risiko, seorang wirausaha akan mengelola risiko dengan penuh perhitungan. Risiko yang terlalu besar akan dihindari hanya risiko yang telah diperhitungkan yang akan dijalani.
          6. Berjiwa kompetisi. Seorang wirausaha menganggap persaingan sebagai suatu hal yang normal dan akan berusaha untuk memenangkan persaingan dengan menghasilkan produk yang terbaik dengan biaya yang efisien.
          7. Cepat tanggap dan gerak cepat. Dalam pandangan seorang wirausaha yang pasti adalah ketidakpastian dan yang tetap adalah perubahan. Perubahan atau ketidakpastian itu harus disikapi dengan sikap yang responsif, cepat tanggap, cepat membuat keputusan yang tepat.
          8. Berwirausaha sebagai bagian dari pengabdian. Kepuasan seorang wirausaha  apabila usahanya menciptakan lapangan kerja, penghasilan baru, menerapkan  inovasi sehingga produk/jasa yang dihasilkan memuaskan pelanggan.
          Seperti yang kata bapak Bob Sadino yang pernah saya tonton disalah satu stasiun televisi, kalau tak salah intinya, kita harus berani melangkah kedepan, tanpa harus berfikir panjang. Masalah berhasil atau tidaknya, urusan nanti. Yang penting kita usaha dulu. Jika kita terus berfikir panjang, kapan kita mulainya?
          Sebenarnnya sikap seperti ini tak hanya baik untuk pewirausaha tapi untuk semua orang. Jika mental wirausaha dapat ditanamkan dalam diri masyarakat Indonesia, maka Insya'Allah, negara ini akan menjadi negara yang maju.

          2). Uraikan jenis usaha yang akan anda jalankan ! uraikan juga alasan mengapa anda memilih jenis usaha tersebut.

          Jika saya diminta untuk memilih, jika saya punya cukup uang, usaha apa yang saya pilih, saya akan memilih usaha dibidang kuliner. Namun bahan-bahan makanan dari restoran saya berasal dari peternakan/perkebunan saya (itu pun jika usaha saya sudah sukses). Saya akan menjamin cita rasa, kebersihan, dan kehalalan produk saya. Saya tertarik pada usaha ini, karena menurut saya sejak dahulu hingga kini, usaha kuliner itu tidak pernah mati. Anggaplah seperti pecel lele yang dipinggir jalan. Walaupun dengan rasa yang itu-itu saja namun peminat makanan tersebut selalu ada setiap harinya.
          Jadi usaha yang ingin saya jalankan ada 2 macam. Yang pertama, usaha ikan lele (lelenya tak hanya pecel lele saja, bisa juga lelenya jadi lele crispy), yang kedua burung punyuh (karena mengurusnya tidak sulit, biaya yang dikeluarkan tidak sebesar ayam, mempunyai lebih banyak manfaat dibandingkan dengan daging ayam, seperti proteinnya lebih tinggi daripada ayam, mencerdaskan otak anak, bermanfaat bagi mata, dan masih banyak khasiat lainnya. Selain itu tak hanya dagingnya saja yang bermanfaat, telurnya pun, juga bermanfaat. Khusus untuk burung puyuh, saya akan menyertakan manfaat-manfaatnya pada rumah makan saya, dengan ukuran yang cukup besar, agar pembeli dapat membacanya, sehingga mungkin para pembeli semakin berminat untuk terus membeli produk saya)

          kewirausahaan

          Amira Wulandari
          36209005
          2dd04
          Dosen : Joko Utomo
          Untuk tugas Kewirausahaan 2#

          2). Uraikan jenis usaha yang akan anda jalankan ! uraikan juga alasan mengapa anda memilih jenis usaha tersebut.

          Jika saya diminta untuk memilih, jika saya punya cukup uang, usaha apa yang saya pilih, saya akan memilih usaha dibidang kuliner. Namun bahan-bahan makanan dari restoran saya berasal dari peternakan/perkebunan saya (itu pun jika usaha saya sudah sukses). Saya akan menjamin cita rasa, kebersihan, dan kehalalan produk saya. Saya tertarik pada usaha ini, karena menurut saya sejak dahulu hingga kini, usaha kuliner itu tidak pernah mati. Anggaplah seperti pecel lele yang dipinggir jalan. Walaupun dengan rasa yang itu-itu saja namun peminat makanan tersebut selalu ada setiap harinya.
          Jadi usaha yang ingin saya jalankan ada 2 macam. Yang pertama, usaha ikan lele (lelenya tak hanya pecel lele saja, bisa juga lelenya jadi lele crispy), yang kedua burung punyuh (karena mengurusnya tidak sulit, biaya yang dikeluarkan tidak sebesar ayam, mempunyai lebih banyak manfaat dibandingkan dengan daging ayam, seperti proteinnya lebih tinggi daripada ayam, mencerdaskan otak anak, bermanfaat bagi mata, dan masih banyak khasiat lainnya. Selain itu tak hanya dagingnya saja yang bermanfaat, telurnya pun, juga bermanfaat. Khusus untuk burung puyuh, saya akan menyertakan manfaat-manfaatnya pada rumah makan saya, dengan ukuran yang cukup besar, agar pembeli dapat membacanya, sehingga mungkin para pembeli semakin berminat untuk terus membeli produk saya)

          Sabtu, 08 Mei 2010

          EXCEL MAKRO (Visual Basic Excel)

          1. Membuat Form inputan Menu (Biodata, Bilangan Deret 1 &2), Beserta Rumus

          a. masukkan data seperti dibawah ini,

          b. klik view pada menubar>toolbars>control toolbox,


          c. Tekan enter, maka akan tampil toolbar control toolbox seperti dibawah ini,


          d. Pilih commandButton ( ) pada toolbar control toolbox, lalu klik kiri dengan letak asal pada lembar kerja, maka akan tampil tampilan dibawah pada lembar kerja anda,





          e. Ubah tulisan “commandButt” dengan tulisan menu dengan klik kanan>properties>caption>ganti jadi tulisan “menu”>”commandButt” akan berganti menjadi “menu”
          f. Klik menu (commondButt), lalu saat tampil tampilan Visual basic excel, klik
          insert userForm( ) yang terletak pada kanan atas dibawah menubar, lalu akan tampil tampilan dibawah ini,




          g. Buat tulisan menu dengan menggunakan toolbox userform table ( ),dan buat pilihan menu, bilangan, deret 1 dan 2 dengan menggunakan command button        ( ), maka hasilnya seperti dibawah ini,

           


           
          h. Kembali ke excel dan klik menu (commond Butt) 2 X, maka akan muncul kotak book-sheet(code), dan masukan rumusnya seperti dibawah ini,

          i. Tekan F5, maka akan muncul tiga tampilan dibawah, dan isilah sesuai
          kehendak anda, kemudian tekan enter/ klik ok,

          j. Double klik “bilangan” pada userform dalam VisualBasic, lalu masukan rumusnya seperti
          dibawah ini,


          k. Tekan F5, maka akan muncul tampilan userForm, pilih “bilangan”, lalu akan muncul
          tampilan dibawah ini, isilah sesuai kehendak anda, kemudian tekan enter,


          l. Double klik “deret 1” pada userform dalam VisualBasic, lalu masukan rumusnya seperti
          dibawah ini,


          m. Tekan F5, maka akan muncul tampilan userForm, pilih “deret 1”, lalu akan muncul
          tampilan dibawah, isilah sesuai kehendak anda, kemudian tekan enter, 


          n. Double klik “deret 2” pada userform dalam VisualBasic, lalu masukan rumusnya seperti
          dibawah ini,


          o. Tekan F5, maka akan muncul tampilan userForm, pilih “deret 2”, lalu akan muncul
          tampilan dibawah ini, isilah sesuai kehendak anda, kemudian tekan enter, 


          2. Hasilnya………