Jumat, 22 Januari 2010

UPSS… ADA YANG KELUAR



Saat maghrib datang, apa sih yang kamu lakukan? Buat yang muslim, pasti salat maghrib. Tapi sebelumnya harus wudhu dulu. Kalo dirumahku biasanya yang duluan wudhu adalah adik-adikku. Mereka selalu berebutan. Aku sendiri, selalu wudhu paling terakhir. Coz, aku takut…ehhemm, tau kan , sesuatu yang keluar dari pebuangan terakhir makanan dalam tubuh kita?. Nah, itu dia. Daripada batal, mendingan ambil antrian paling akhir. Walaupun mengambil wudhu secara antri, aku dan adik-adikku lebih suka salat sendiri-sendiri. Soalnya kalau berjamaah, jatohnya malah bercanda. Abisnya, gak ada yang jadi imamnya (laki-laki), sih.
Antrian wudhu dimulai dari adikku yang pertama, lalu adikku yang kedua. Saat mereka wudhu, aku memilih untuk minum terlebih dahulu. Supaya aku tidak batuk-batuk. Maklum, asmaku sedang kumat. Setelah itu, aku baru ambil air wudhu. Saat itu adikku yang paling kecil sudah memulai rakaat pertama. Namun, adikku yang kedua malah sedang bicara sendiri dengan keringat dingin yang keluar dari dahinya, aduh, jangan sekarang, dong. Aduh, gimana, nih??? Aduh, jangan dulu, dong… kata-kata itu dia ucapkan berkali-kali sambil memegang perutnya dan tubuh yang tak bisa diam. Adikku yang paling kecil sampai tertawa kecil saat dia sedang sujud diRakaat kedua. Mungkin jika tidak sedang salat dia akan tertawa terbahak-bahak. Karena saat tahiyat awalpun, dia masih tersenyum geli, menahan tawanya. Aku yang sedang wudhupun, sampai tak khusuk, karena tertawa. Jadi, aku mengulang wudhuku. Sampai akhirnya…tuuuuut…tuuut…ppsssst…tuuuut… Ups, bunyi itupun akhirnya terdengar dan keluar juga. Aku dan adikku yang paling kecil tak tahan mendengarnya. Untung saja adikku yang paling kecil itu sudah selesai salat. Kalau tidak, pasti dia harus mengulangnya lagi. Sedangkan aku sendiri, kembali membatalkan wudhuku, karena kali ini aku benar-benar geli dibuatnya. Ada kali 5 menit kami tertawa. Setelah sedikit reda, aku kembali mengulang wudhuku. Namun adikku yang membuang gas tadi, mengetuk-ngetuk pintu kamarmandiku, sambil mengatakan, teh, cepetan!! Udah gak tahan, nih!! Udah di ujung!! Aku tersenyum geli mendengarnya. Tapi… ah! tidak! Tidak lagi! Kali ini aku harus menuntaskan wudhuku dengan sempurna. Teteh mah, sengaja ngelama-lamain! Adikku terus mengeluh. Akhirnya wudhuku selesai dengan baik. Pintu kamarmandi langsung ku buka kuncinya, dan… jebret!!! Adikku masuk kamar mandi dengan cepat, dan menyuruhku keluar dengan segera. Spontan aku langsung keluar dengan cepat. Gak tega juga sih, liat wajahnya yang tengah pucat itu. Saat pintu kamar mandi dia banting dan kunci, terdengar suara yang pasti membuat orang yang sedang makan menjadi tidak berselera. Hhhm, dasar adikku. Ada-ada ajah. Setelah kira-kira aku tidak geli lagi, aku memilih pergi keruangan atas, tepatnnya dikamarku untuk melaksanakan salat maghrib.
Hari itu, benar-benar hari yang lucu, sekaligus jorok. Walaupun sedikit kesal karena salatku jadi gak on time, tapi yaudahlah. Walaupun menyebalkan, tapi mereka tetap adik-adikku yang paling aku sayangi…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar